Sekedar mau berbagi sedikit nihh :D mungkin bisa ditemukan di sumber yang lain, tapi semoga selalu bermanfaat buat kawan-kawan :)
Pernah file dan/atau folder-folder kamu hilang karena komputer terserang virus? Tulisan ini membahas langkah bagaimana mengembalikan file dan/atau folder yang “hilang” (sebenarnya hanya ter-hidden alias disembunyikan) oleh virus.Meski kasus ini sudah lama ada, virus-virus baru masih saja hobi mengulangi kasus meng-hidden file seperti ini.
Perlu ditekankan bahwa file dan folder yang bisa dikembalikan menjadi normal adalah file atau folder yang “hanya” disembunyikan oleh virus. File dan folder yang benar-benar hilang atau terhapus tidak bisa dikembalikan lagi, kecuali menggunakan sistem restore.
Okee langsung saja baca langkah bagaimana menampilkan kembali file dan folder yang di-hidden oleh virus :D
1. Buka Start >> Run lalu ketik CMD. Maka sebuah comment prompt (atau DOS) akan muncul.
3.
a.
Arahkan lokasi comment prompt ke drive/folder yang file-file nya ter-hidden
karena virus.
b. Misalnya korban virus kali ini adalah drive E, maka kamu tinggal ketik E: lalu tekan Enter.
c. Andai bagian drive E yang terserang hanya satu folder, maka setelah melakukan langkah 3b, ketik cd[spasi][dobel kutip buka][nama folder][dobel kutip tutup] dan tekan Enter. Misalnya, nama folder tersebut adalah “Belajar”, maka tampilan comment prompt akan menunjukkan lokasi E:\Belajar>.
4. Pada comment prompt, ketik attrib -s -h *.* /s /d
5. Untuk beberapa saat, comment prompt kamu tidak akan bereaksi. Artinya, komputermu sedang mengembalikan file/folder yang terhidden karena virus.
6. Bila comment prompt sudah menunjukkan lokasi E:\Belajar> kembali, artinya file-file kamu yang terhidden akan kembali terlihat.
7. Sekarang coba cek di Windows Explorer. Apakah file/folder yang awalnya ter-hidden tersebut telah “kembali” ? Kalau iya, syukurlah, kalau tidak... ya sudahlah. Itu artinya file kamu benar-benar terhapus.
b. Misalnya korban virus kali ini adalah drive E, maka kamu tinggal ketik E: lalu tekan Enter.
c. Andai bagian drive E yang terserang hanya satu folder, maka setelah melakukan langkah 3b, ketik cd[spasi][dobel kutip buka][nama folder][dobel kutip tutup] dan tekan Enter. Misalnya, nama folder tersebut adalah “Belajar”, maka tampilan comment prompt akan menunjukkan lokasi E:\Belajar>.
4. Pada comment prompt, ketik attrib -s -h *.* /s /d
5. Untuk beberapa saat, comment prompt kamu tidak akan bereaksi. Artinya, komputermu sedang mengembalikan file/folder yang terhidden karena virus.
6. Bila comment prompt sudah menunjukkan lokasi E:\Belajar> kembali, artinya file-file kamu yang terhidden akan kembali terlihat.
7. Sekarang coba cek di Windows Explorer. Apakah file/folder yang awalnya ter-hidden tersebut telah “kembali” ? Kalau iya, syukurlah, kalau tidak... ya sudahlah. Itu artinya file kamu benar-benar terhapus.
Kenapa kok Disembunyikan?
Salah satu
jawabannya adalah agar virus leluasa menebarkan jebakan-jebakan supaya komputer
kamu terjangkit atau semakin parah terserang virus.
Virus akan membuat file-file anak yang tampilan dan namanya mirip
dengan file atau folder yang disembunyikan. Ekstensi (jenis file; nama file
setelah “.” terakhir) file-file anak virus tersebut bervariasi, yang dikenal
umum antara lain: .vbs, .exe, .com, .scr.
Terus, gimana caranya membedakan file anak virus
dengan file atau folder yang asli? Syarat umumnya adalah kita harus mematikan
proses virus tersebut terlebih dahulu (tidak saya bahas di sini). Baiklah,
sekarang kita asumsikan proses virus sudah mati. Nah, berikut ini adalah
cara melihat perbedaannya:
1. Windows explorer >> buka folder
yang sudah kamu “hajar” dengan kode attrib -s -h *.* /s /d.
2. Klik menu View >> details.
Tampilan windows explorermu akan berubah menjadi 4 kolom: Name, Size, Type,
Date Modified.
3. Klik judul kolom Type untuk mengurutkan
file/folder berdasarkan jenis ekstensinya. Kalau diurut secara maju (A ke Z),
folder akan menempati urutan teratas. Nah, lihat saja apakah ada file-file yang
berekstensi: .vbs, .exe, .com, .scr. Kalau ada, sangat mungkin file tersebut
adalah virus.
4. Kalau proses virus di komputer kamu
sudah mati, kamu bisa hapus file-file anak virus tersebut sesuka hati.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat yaa :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar